Kakanwil Kemenkumham, Melepas 4 Purna Bhakti Rutan Klas IIB Prabumulih

Listen to this article

PRABUMULIH.-Lembayungnews| Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Ham (Kakanwil Kemenkumham) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Ajub Suratman Bc IP SPd MSi, Rabu (11/11/2020) pukul 10.00 WIB melepas 4 pegawai Rutan Klas IIB kota Prabumulih yang purna bhakti.
Keempat Purna Bhakti Pegawai Rutan Klas IIB Prabumulih itu yakni Ermiadi S Sos yang merupakan Kasubsi Pengelolaan, selanjutnya, Iman Harnodi SH, tak lain Staf Pembinaan Kerohanian, serta Suhendik, SH, Staf Kemandirian, dan Septiyanto, SH yang tadinya adalah Staf Keamanan di Rutan tersebut. Prabumulih (11/11/2020)

Tragedi Pembunuhan di Diva Karaoke

Pelepasan yang dilaksanakan di Aula Rutan Class IIB itu berlangsung sekira pukul 11.00 WIB. Hal ini yang pertama kali terjadi di Rutan Klas IIB kota Prabumulih,

Ajub Suratman mengatakan, dia bangga terhadap para pegawai Rutan Klas IIB Kota Prabumulih ini dan menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya, atas pengabdian dan loyalitas yang telah diberikan oleh keempat Purna Bhakti selama menjalankan tugasnya.

Proyek Pengaspalan Jalan di Kota Prabumulih Siapa yang Punya?

“Ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada mereka purna bhakti yang selama ini sudah bekerja dengan baik, selama lebih dari 30 tahun ini. Selain pembekalan, saya juga berpesan jika masih ada rasa kangen, silahkan datang melihat-lihat tempat kerjanya dulu,” ujar Ajub.

Dikatakannya pula, rata-rata pegawai rutan maupun lapas di Sumsel kalau mau dipindahtugaskan keluar daerah pasti banyak alasan.

“Ya, ini kalau di Sumsel ini mau dipindahkan tugas banyak alasannya mulai dari mengurus orang tua yang sudah tua, jauh dari keluarga lah, tapi itu hal yang lumrah, bukan hanya di Sumsel aja. Ada lagi alasannya ‘kagek dulu la Pak’ (nanti dulu pak, Red). Tapi walau mereka tidak mau dipindahkan, ternyata tidak menuntut jabatan,” candanya.

Lebih lanjut Ajub membeberkan, kebanyakan penghuni rutan dan lapas di Sumsel adalah 60 persennya kasus narkoba. Tak hanya itu berdasarkan hasil pemeriksaan Inspektur Jenderal, ternyata pegawai Kemenkumham Sumsel banyak terkena hukuman disiplin ada 2019 dan masuk lima besar di Indonesia.

“Makanya saya ada program yakni itikap selama 3 hari untuk membenahi ahlak pegawai. Semua pegawai rutan dan lapas di Sumsel wajib mengikutinya supaya jangan tersesat dan salah bergaul, yang membuat rugi dan malu institusi dan keluarga,” terangnya.

Sementara Kepala Rutan Klas IIB Kota Prabumulih, Reza Meidiansyah Purnama AMd IP SH mengucapkan terima kasih kepada para purna bhakti, yakni Ermiadi SSos (Kasubsi Pengelolaan), Iman Harnodi SH (Staf Kerohanian), Suhendik SH (Staf Kemandirian) dan Septianto (Staf Pengamanan) yang telah bekerja dengan baik tanpa ada hambatan hingga bisa purna bhakti.

“Setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan. Saat sebuah pertemuan berawal dengan kebaikan, maka akhirilah dengan perpisahan yang memiliki kenangan terindah. Meski sudah purna bhakti kita tetap keluarga. Semua bentuk saran dan ide para senior akan diterima demi kebaikan Rutan Klas IIB Kota Prabumulih,” ujar Reza.

Sedangkan salah satu Purna Bhakti Pegawai Rutan Klas II B Prabumulih, Ermiadi SSos dalam kesan dan pesannya juga mengungkapkan bahwa selama 30 tahun lebih telah menjalankan tugas sebagai abdi negara serta dua tahun berlalu kebersamaan dengan Kepala Rutan Klas II B Prabumulih Reza Mediansyah Purnama Amd IP SH adalah merupakan hal yang paling berkesan dan takkan terlupakan. “Meskipun saya telah purna bhakti dan tidak lagi ada di Rutan Prabumulih ini, namun akan tetap selalu ada di hati,” pungkasnya.(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *