Kapolsek Gelumbang Benarkan Laporan Orang Hilang

Listen to this article

MUARA ENIM. Lembayungnews| Kapolsek Gelumbang IPTU Hary Dinar SIK SH MH ketika dikonfirmasi, Jumat (4/12/2020) sekira pukul 13.15 WIB, membenarkan adanya laporan orang hilang atas nama korban tersebut.

“Ini ada dari pihak keluarga korban yaitu menantunya yang juga perangkat desa di Segayam tersebut, baru hari ini membuat laporannya ke kita. Padahal sejak pertama sudah kita sarankan untuk langsung membuat laporan,” kata IPTU Hary.

Bca juga :KEMBALI 4 TERSANGKA PEMUJA BARANG HARAM DI RINGKUS

Menurut Kapolsek, korban diketahui hilang sejak dua hari lalu, tepatnya Rabu malam (2/12/2020) kemarin, setelah istri korban mengetahui suaminya tersebut berada dalam kamar rumahnya sudah tidak ada lagi.

“Sejauh ini untuk perkembangan kasusnya masih dalam penyelidikan,” imbuhnya.

Baca Juga:Wartawan ‘Menghilang’ Semenjak Rabu Kemarin

Disinggung mengenai dugaan motif hilangnya korban apakah ada kaitannya dengan kasus penganiayaan yang dialami korban belum lama ini di Kabupaten Ogan Ilir (OI)?. Pihak kepolisian sejauh ini belum bisa memastikan, sebab menurut IPTU Hary, pihaknya masih kesulitan dalam mengumpulkan keterangan saksi dan bukti-buktinya.

“Belum bisa dipastikan mas hilangnya kenapa. Saksi hilangnya korban ini juga yang mengetahui hanya istri korban saja, sementara masih kita dalami dulu. Untuk perkembangannya nanti saya pasti kabarin lagi,” tandasnya.

Pada berita sebelumnya Ketua Forum Komunikasi Wartawan Zona III  Teguh Zainal mengatakan. “Terkait hilangngnya wartawan Zona III kami dari media muaraenim mendapat informasi dari pihak keluarga istri dan anaknya bahwa, Made pada pukul 21 atau 22 WIB, (malam rabu) masih berada di rumah, dan di perkirakan pada Pukul 03 subuh WIB istri nya pak Made terbangun dari tidurnya. Lalu medatangi Suaminya yang sedang tidur, istrinya kaget setelah mengetahui suaminya tidak berada di dalam kamar, lalu dia membangunkan anaknya untuk mencari tau keberadaan suaminya ini,” sambungnya lagi.

“Bahkan telepon Gegamnya/Handponenya ditemukan di dekat pintu yang masih terbuka, dan setelah di cek di Ponselnya nya kartu sim nya sudah tidak ada lagi dalam ponsel atau hilang. Lalu istrinya Made melihat tempat pakaian pak Made yang ada di lemari, dan semua nya masih utuh, menurut istri pak Made, pak Made keluar dari rumah memakai celana kolor saja,” ujar Teguh menirukan cerita dari istri Made.

Ditambahkanya lagi, bahwa kemaren rabu siang pukul 14.00 WIB, anak pak Made menginformasikan ke FKWZ lll bahwa ayah nya hilang dari rumah semenjak kira-kira jam 03 subuh hari Rabu.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *