Dukung Kebijakan Walikota, Ini Kata Ketua MPC PP

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews| Menanggapi keputusan Walikota Prabumulih. Ketua MPC Pemuda Pancasila kota Prabumulih, Rifki Baday Baihaqi, SH., MKn menyampaikan bahwa pihaknya mendukung permohonan Wali Kota Prabumulih, Ir. H. Ridho Yahya, MM agar tidak menggunakan tanah timbun berasal dari Kota Prabumulih terkait pembangunan jalan Tol Indralaya-Lubuk Linggau.

Harus duduk bersama masyarakat & Walikota

“Harus duduk bersama antara masyarakat dan bapak Wali Kota serta para ahli dibidangnya agar maksud dan tujuan dalam membangun dan menjaga Prabumulih tercinta benar-benar terwujud sinergitas yang prima,” ujar Rifki Baday kepada Portal ini, Jumat (4/12/2020).

Ia mengatakan, kelestarian lingkungan, kondisi alam serta dampak ekosistem lingkungan adalah merupakan landasan utama Wali Kota Prabumulih, Ir H Ridho Yahya MM., dalam menerbitkan surat permohonan dengan nomor surat : 660/456/DLH/2020 yang disampaikan kepada PT Hutama Karya pada 13 November 2020 yang lalu.

Baca Juga: Tragedi Pembunuhan di Diva Karaoke

“Jelas apa yang dilakukan bapak Wali Kota Prabumulih sudah melalui pertimbangan dan masukan dari tim ahli lingkungan dan hukum Pemkot Prabumulih,” katanya.

Namun, kata Baday jika dilihat dan ditinjau dari sisi lain sosial ekonomi warga masyarakat khususnya di kota Prabumulih sepertinya masyarakat pemilik lahan sekitar pembangunan proyek tol tersebut merasa ingin untuk dapat dilibatkan.

Ekonomi Rakyat, Ekosistem alam harus juga sejalan

Paling tidak, sambung dia membantu perekonomian warga sekitar yang sekarang sangat sulit terdampak covid-19 dan rendahnya harga-harga komoditi seperti sekarang ini.

Baca juga : Majelis PAC PP Cambai, Gelar Lomba Memasak Makanan Tradisional

“Proyek yang merupakan target pembangunan pemerintah pusat objek vital nasional ini pasti telah memegang visabilitas studi,” terangnya.

“Jadi pada intinya biar subcon dan pihak Waskita hati-hati melakukan kegiatan di kota Prabumulih. Sehingga konservasi dan ekosistem lingkungan hidup kota prabumulih sebelum dan sesudah proyek vital ini akan tetap terjaga,” tandasnya.(**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *