Merasa Tidak Ada Niat Baik, PT. Purnama Bohler akan Somasikan PT. Mitra Ogan

Listen to this article

PALEMBANG–Lembayungnews|. Diduga tidak adanya itikad baik dari Perusahan Perkebunan Mitra Ogan, yang ber alamat di Jalan Kolonel Haji Burlian KM 9. Sukarame, Kecamatan Sukarami, Kota Palembang Sumatera Selatan, dalam penyelesaian hutang piutang sebesar hampir Rp 6 milyar. Pihak PT. PURNAMA BOHLER TECHNOLOGI, akan mensomasi dan melaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK).

Hal itu disampaikan oleh kuasa hukum PT. PURNAMA BOHLER TECHNOLOGI “LAWFIRM, LEGAL CONSULTANT & MEDIATOR“ SULHAN, MELVA, SYAKHRUDDIN AND PARTNERS bahwa selama dari tahun 2017 pihak PT. Perkebunan Mitra Ogan sengaja tidak mau membayar kewajiban kepada PT. PURNAMA BOHLER TECHNOLOGI. Kamis ( 3/12/2020) Malam.

“Mereka, pihak PT Mitra Ogan mengirimkan surat pernyataan hanya mampu membayar 30 juta perbulan, apa tujuan mereka ini, atau mereka mau giring kasus ini ke arah perdata,” ungkap Melpa selaku Kuasa Hukum PT. PURNAMA BOHLER. MELPA TAMBUNAN, SH., MKn saat dibincangi di kantornya di Ruko ITC BSD Blok R No 3A & 5 Jl Pahlawan Seribu Serpong Kota Tangerang Banten.

Lebih lanjut Melpa Tambunan mengatakan bahwa, dugaan korupsi di PT. Perkebunan Mitra Ogan ini nampak terlihat, karena dengan mengabaikan kewajiban piutang dari tahun 2017, ada dugaan banyak pejabat di lingkungan perusahaan tersebut bermain dan menganggap remeh atas kewajiban mereka kepada PT. Purnama Bohler.

“Selain akan mensomasi, kami juga akan melaporkan kasus ini ke KPK, dan kementrian BUMN. Karena menurut kami tidak mungkin perusahaan sekelas PT. Perkebunan Mitra Ogan (Perusahaan BUMN) yang asetnya ratusan milyar hanya mampu membayar dengan mencicil sebesar 30 juta perbulan, mau sampai kapan lunas nya,” Tegasnya.

Menurut Melpa Tambunan, SH., MKn, sudah seharus nya KPK turun gunung. Karena menurut kami, bagi perusahaan sebesar PT. Mitra Ogan ini uang sejumlah itu tidak lah begitu besar

Sudah seharusnya para pejabat yang berwenang diperiksa, karena PT. Purnama Bohler Technologi sudah menyelesaikan semua kewajiban pekerjaan yg sudah terkontrak dengan baik. Sebagai rekanan, PT. Purnama Bohler Technologi merasa sangat dirugikan dan sangat terganggu cashflow perusahaan yang tidak berjalan dengan baik oleh hambatan pembayaran ini.

“Sampai saat ini, kami masih membuka jalan damai untuk PT. Perkebunan Mitra Ogan, agar sesegera mungkin untuk menyelesaikan kewajibannya kepada klien kami. Tapi, bila tidak mempunyai niat baik dari PT Mitra Ogan, maka, tidak ada jalan lagi selain jalur hukum yang akan kami lakukan,” Pungkas Melpa Tambunan mengakhiri pernyataannya.

Saat media ini meminta informasi dari pihak PT. Mitra Ogan Via chat whatsapp, hari ini 13/12/2020, pesan kami hanya dibaca saja, setelah kami tunggu sampai malam hari, tidak juga ada balasan atau klarifikasi dari (R). Selaku perwakilan PT. Mitra Ogan.

Baca Juga : Catat, Ini Kronologis Tindak Pidana Korupsi PT. Mitra Ogan

Selanjutnya kami juga menghubungi Kuasa Hukum dari PT. Mitra Ogan, yakni Hayudin Yakub, SH dan Rekan. Hayudin menyampaikan bahwa sudah ada pembayaran dari pihak PT. Mitra Ogan.

Berita lainnya : Walikota Prabumulih Apresiasi Kemenangan Panca-Ardani di Pilkada OI

Data Ormas dan LSM Kota Prabumulih

“Ya cuma itu saja sampai sekarang, dari bukti yang kami kirim bahwa Mitra Ogan ada bukti pembayaran 2 miliar lebih, dan Mitra Ogan tetap akan mengangsur kekurangannya,” jawabnya singkat.

Saat kami tanyakan lagi apakah akan ada perubahan atau penambahan jumlah nominal angsuran, karena pihak PT. Bohler sangat keberatan dengan angsuran yang cuma 30 juta itu, Hayudin mengatakan belum ada informasi terkait itu,

“Belum ada informasinya pak sampai sekarang, mungkin senin nanti saya pertanyakan (ke PT. Mitra Ogan, Red).” Ujarnya menutup obrolan via chat whatsapp, malam ini 13/12/2020.

Namun jawaban ini dibantah oleh Kuasa Hukum PT. Bohler Melpa Tambunan, SH., M.Kn.

Yang 2 milyar  itu tidak sesuai dengan yang tercatat di PT Bohler, berbeda dengan data yang ada di PT Bohler, jadi keterangan dari PT Mitra Ogan itu tidak benar, kami sudah konfirmasi dengan bagian keuangan PT Bohler, tidak benar itu,” ujar Melpa T.

Data hutang piutang PT. Mitra Ogan
Data hutang piutang PT. Mitra Ogan sampai dengan tahun 2020

 

Baca Lainnya : Walikota Surati PT. Hutama Karya Agar Tidak Memakai Tanah Timbunan dari Prabumulih

Adapun rincian piutang yang ditagih oleh pihak PT. Purnama Bohler adalah meliputi semua pekerjaan yang sudah diselesaikan dari semenjak tahun 2017 hingga tahun 2019. Seperti pekerjaan inspeksi kerusakan Boiler, Jasa Supervisi dan Comisioning, pengadaan Spare Part dan lain-lain. (Raif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *