Reses DPRD Dapil 3 Dalam Rangka Menyerap Aspirasi Masyarakat, di Kelurahan Karang Raja

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Reses Anggota DPRD Dapil Timur, bertempat di aula Kantor Kelurahan Karang Raja Prabumulih Timur, dihadiri oleh Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno, SE. Juga anggota DPRD lainnya yakni Mat Amin, Welizar, Aryono, Hartono Hamid, Evi Susanti, Benny, dan Wahyu Budi Pratama. Serta hadir juga Camat Prabumulih Timur Joni Fanhar dan Lurah-lurah se-kecamatan Prabumulih Timur. Hari ini Minggu 27/12/2020.

Dalam reses tersebut Anggota DPRD Dapil 3 Prabumulih banyak Mendapatkan masukan dari beberapa kelurahan seperti Kelurahan Gunung Ibul Timur, Kelurahan Prabu Jaya, Kelurahan Gunung Ibul Barat, Kelurahan Karang Jaya.

Baca Juga:

■ Penemuan Mayat di Dalam Sumur Jalan Tower Prabumulih

Lurah Prabu jaya Septa Ariandi SE. M.Si. dalam penyampaiannya bahwa pembangunan di prabu jaya minta tolong anggarannya ditambah karena di prabujaya ini tidak ada donatur hanya mengandalkan dana apbd.

“Untuk pembangunan di wilayah kelurahan Prabu Jaya tolong diperhatikan pak, serta masalah Covid 19 kelurahan di wilayah prabumulih timur ini, kami di kelurahan tidak ada APD-nya terutama di Prabujaya. Dan kondisi balai kelurahan Prabu jaya tidak layak huni, kondisinya yang saat ini perlu perbaikan,” ujar Septa

Lurah Gunung Ibul Barat (GIB) Joko Arif Trianto melaporkan bahwa ada 19 titik jalan yang ada di kelurahan Gunung Ibul Barat yang belum diaspal.

Baca Juga :

■ Bantuan Gerobak dan Etalase

“Jalan tanah yang ukuran 2.5 mtr ada 19 titik yang masih berupa jalan tanah yang blm di cor. Jadi kami harapkan agar bisa juga menjadi prioritas di tahun 2021 mendatang. Perihal bangunan Kantor Kelurahan, sudah semenjak dari tahun 1998 -2020 ini belum diperbaiki. Juga perihal Insentif bagi ketua RT yang mengalami pemekaran. Dan yang tak kalah pentingnya yakni Motor Sampah. Karena sudah sekitar 4/5 tahun yang lalu belum ada penggantiannya.” Ujarnya.

Sedangkan Lurah Karang Jaya, Agus SP menyampaikan Selayang pandang, tentang kondisi jalan di kelurahan Karang Jaya yang masih gelap.

“Lampu jalan tidak masuk ke karang jaya, padahal ini sangat penting, karena Karang Jaya termasuk daerah yang gelap dan resikonya terjadi kriminalitas sangat tinggi, padahal tagihan lampu jalan itu terus jalan tapi lampunya tidak ada,”

“Kalau untuk fasilitas jalan, memang sudah bagus, dan masih tersisa sekitar 300m lagi yang belum diaspal, hingga bisa tembus ke Desa Pangkul. Jadi kami berharap untuk tahun 2021 bisa dirampungkan. Ada lagi permintaan kami yakni Gedung Serba Guna, kita belum punya GSG ini, kalau perihal tanah, kami sudah ada tanahnya, masyarakat sangat membutuhkan Gedung Serba Guna itu.” Pungkasnya

Menanggapi hal itu Ketua DPRD Kota Prabumulih Sutarno, SE. menjelaskan bahwa semua permasalahan di semua kelurahan hampir sama dengan Prabu Jaya, dan nanti akan kita tindak lanjuti.

Dan untuk lampu jalan pihaknya menyatakan kalau anggarannya sudah ada berkisar 14 miliar lebih.

Sedangkan Alfa Sujatmiko juga menambahkan bahwa perihal APD akan dikoordinasikan dengan Dinkes.

“Untuk APD akan kita koordinasikan ke dinkes. Jika diperlukan saya siap untuk koordinasi perihal kelengkapan APD itu, karena kelurahan adalah ujung tombak, dan harus juga diprioritaskan,” ungkapnya.

Selanjutnya Hartono Hamid selaku koordinator Dapil 3 mengatakan hal yang senada dengan Alfa dan Ketua DPRD yakni bahwa Kelurahan itu adalah ujung tombak sebuah pemerintahan.

“Kepada Bapak Camat Prabumulih Timur, Jhoni Panhar, agar supaya keluhan dari 8 kelurahan ini tolong dilanjutkan ke DPRD, karena kelurahan ini adalah ujung tombak, jadi alangkah baiknya kalau diutamakan juga fasilitas kelurahan. Seperti pembangunan Kantor Kelurahan, Balai dan juga untuk kelengkapan APD nya juga. Terkait APD itu sebenarnya kita sudah ada satgasnya sampaikan dan serahkan ke mereka, agar bisa mereka yang mengatasinya,” ungkapnya

Evi Susanti sebagai warga masyarakat Karang Raja meminta kepada Lurah untuk Karang Raja untuk mengajukan surat keberatan masalah sampah yang ada di samping kantor lurah.

“Untuk pak Lurah Karang Raja, kami memita agar dapat mengajukan surat keberatan kepada Dinas Perkim perihal sampah ini. Juga kepada seluruh kelurahan kami juga meminta agar memperhatikan masalah sampah ini. Seperti di Padat Karya itu, bagaimana agar terlihat rapi dan semua pedagang kita ajak untuk membuang sampah di tempat sampah yang mereka sediakan sendiri. Karena menurut informasi sampah-sampah Itu masuk ke saluran air hingga menjadi salah satu indikator hingga terjadinya banjir,” ungkap Evi menyampaikan harapannya.

Lain halnya dengan Aryono sebagai anggota DPRD komisi 3. Lebih memperhatikan masalah pembangunan parit, sebelum membangun jalan.

“Saya sampaikan kepada Dinas PUPR dalam melaksanakan kegiatan pembangunan jalan agar nantinya sebelum membangun jalan, buatlah dahulu parit, agar jalan yang dibangun itu menjadi awet, jangan seperti sekarang, banyak membangun jalan tapi tidak memperhatikan paritnya.”

“Dan maslah sampah saya sudah sampaikam ke Kadin perkim untuk dapat lebih memperhatikan maslah sampah ini. Kami akan memperjuangkan perihal pekerjaan yang dilaksanakan oleh Dinas PUPR dan Dinas Perkim sampai akhir jabatan kami,” pungkasnya.

Dalam pertemuan Reses ini disepakati bahwa untuk tahun 2021 ini salah satu prioritas bagi kelurahan adalah membangun insfraktiktur atau kantor Kelurahandemi mwnunjang kegiatan pelayanan bagi masyarakat. Setelah itu di akhir pertemuan dilakukan peyerahan Proposal pengajuan pembangunan dari semua kelurahan yang diterima langsung oleh Ketua DPRD Prabumulih, Sutarno, SE. (Rasman Ifhandi)

One Reply to “Reses DPRD Dapil 3 Dalam Rangka Menyerap Aspirasi Masyarakat, di Kelurahan Karang Raja”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *