Seakan Sudah Mendapat Firasat, Ini Ungkapan Terakhir Korban Pesawat Sriwijaya Air

Listen to this article

NUSANTARA. Lembayungnews|. Kami rangkum dari berbagai media kesan terakhir sebelum kecelakaan dari beberapa korban pesawat Sriwijaya Air.

Ada beberapa orang seakan meninggalkan pesan kepada keluarga atau sahabatnya. Pesan tersebut diunggah tepat sebelum pesawat take off dari bandara Soekarno Hatta.

Faisal Rahman

Sebelum take off Faisal Rahman semoat menggugah foto dengan tulisan yang sangat berkesan. Selamat Tinggal dan Terimakasih

 

Faisal Rahman asal Kabupaten Tanah Datar, Sumatra Barat, salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (9/1/2021) sempat mengunggah ucapan selamat tinggal dan terima kasih di story instagram miliknya sesaat sebelum pesawat nahas itu lepas landas.

Pada unggahan tersebut Faisal juga memajang fotonya yang tengah duduk di bangku pesawat persis di sisi jendela memakai masker dan baju kaos sembari melihat ke arah luar.

“Goodbye & Thank U Ayah Batogi & Dewyn, Febby dll,” tulis Faisal Rahman di akun instagram classics_fay berdasarkan pengamatan di Padang, Ahad.

YouTuber sekaligus produser musik Faisal Rahman atau yang karib dikenal Fay merupakan salah satu penumpang pesawat Sriwijaya Air SJ-182 rute Jakarta menuju Pontianak pada penerbangan 14.36 WIB yang jatuh dan hilang kontak di Kepulauan Seribu, Sabtu, 9 Januari 2021. Fay hilang kontak dan belum ditemukan. Bersama sang kakak, Ashihabul Yamin, Fay dipastikan berada dalam pesawat tersebut meski belum ada kepastian dari pihak maskapai.

Okky Bisma
Sempat mengirimkan pesan mesra lewat aplikasi whatsapp kepada sang istri

Salah seorang pramugara bernama Oky Bisma, sempat berpamitan sebelum pesan lepas landas. Serta menyematkan pesan singkat yang romantis untuk sang istri tercinta.

Begitu sedih ia mengungkapkan kekalutan mengharap keselamatan, dalam setiap unggahan di laman Instagram pribadinya. Berikut ulasan lengkapnya.

Sang istri, Aldha Refa masih terus mengharapkan kehadiran suami tercintanya tersebut. Sebuah pesan singkat dikirim oleh Oky pada Aldha, sebelum Sriwijaya Air SJ182 lepas landas. Ia berpamitan meminta ditunggu kehadiran sang kekasih yang belum lama menikah itu.

“Iyaa amihku emoll. Tunggu apihh yaa sayangku,”

tulis Oky dalam pesan singkat WhatsApp.

“Apih, Apih, sayaang. Apih sudah landing belum?. Apih bales Apih,”

pintanya terus menerus dalam pesan singkat tersebut.

Sayangnya pesan tersebut hanya centang satu. Sekian kali tak henti-hentinya Aldha mencoba melakukan kontak dengan pesan WhatsApp. Namun tetap tak ada jawaban. Ia sekian kali memanggil ‘sayang’, memastikan keadaan Oky baik-baik saja.

“Pihhh balas pihh kamu pasti kuattt sayang, kamu pasti bisa bertahan,”

tulisnya dengan emoticon menangis, seakan menggambarkan keadaan Aldha saat ini.

Kapten Afwan
Kapten Afwan sosok ayah yang penyayang, dan seorang muslim yang sholeh

 

Keluarga Kapten Afwan mempunyai beberapa firasat sebelum jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 pada Sabtu 9 Januari 2021. Sebelum berangkat dari rumahnya, sang pilot sempat meminta maaf kepada istri dan anak-anaknya

Biasanya dia pergi salaman biasa saja, ini dia minta maaf sama istri dan anak-anaknya pas berangkat itu,” kata keponakan Kapten Afwan, Ferza Mahardika di Komplek Bumi Cibinong Endah, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (10/1/2021).

Permintaan maaf itu bukan kebiasaan Kapten Afwan ketika berangkat bekerja. Tak hanya itu, pakaian yang dikenakan sang kapten saat berangkat juga terlihat sedikit lusuh.

Mia Tresetyani Wadu
Sempat menelpon ibunya menyampaikan kalau pesawatnya delay karena hujan deras.

 

Pramugari Mia Tresetyani Wadu ikut menjadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. Pramugari asal Denpasar, Bali, itu sempat menelpon ibunya sebelum pesawat celaka.

“Sekitar dua jam sebelum kejadian, Mia sempat kontak ibunya,” ujar Ginsir, kakak sepupu almarhumah kepada MNC Portal Indonesia, Minggu (10/1/2021).

Dalam percakapan telepon itu, pramugari berusia 23 tahun sempat bercerita penerbangannya delay gara-gara hujan deras. Sang Ibu, Ni Luh Sudarni sempat berpesan untuk berhati-hati.

Sore harinya, Sudarni dan suaminya, Zet Wadu mendapatkan kabar dari pemberitaan media bahwa pesawat yang ditumpangi putrinya los kontak dan jatuh di sekitar Kepulauan Seribu.

Oke Dhurrotul Jannah
Finally Finished (Akhirnya Selesai) ini yang ditulis olehnya.

 

Inilah pesan terakhir pramugari NAM Air, Oke Dhurrotul Jannah sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh.

Tulisan dan unggahan ‘Finally finished’ menjadi salah satu Pesan Terakhir Sang Pramugari Sriwijaya Air, Oke Dhurrotul Jannah.

Istilah, malang tak dapat ditolak, mujur tak dapat raih dialami Oke Dhurrotul Jannah, yang ikut dalam penerbangan Sriwijaya Air, yang jatuh di kawasan Pulau Laki Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Sebab, awalnya Oke Dhurrotul Jannah memang hendak terbang dengan Rute Jakarta-Pontianak dengan pesawat Nam Air.

Namun, karena beberapa hal, Oke Dhurrotul Jannah yang sejatinya pramugari NAM Air ini kemudian diperbantukan di Sriwijaya Air, sehingga dia mengikuti penerbangan Sriwijaya Air SJ182 dengan Rute Jakarta-Pontianak Sabtu pukul 14.40 WIB tersebut.

Demikian kami rangkum beberapa kesan dan pesan dari korban Tragedi Sriwijaya Air yang menyentak dan membuat seantero negeri ikut berduka.


Terbanglah tinggi Sriwijaya Air menuju ilahi Robbi yang maha kasih.

Tuhan memeluk erat semua penumpangmu, merangkul mereka dan menempatkan mereka di negeri yang suatu saat nanti semua orang akan mendatanginya.

Kami pasti akan tiba disana, meski dengan cara yang mungkin berbeda.

Langit hitam negeri ini sebagai tanda haru menyelimuti, duka keluarga mereka juga duka kami, tangis keluarga mereka juga tangis kami, doa keluarga mereka juga doa kami.

Tenang tentramlah di sana saudara-saudaraku, kami pun tak pernah tahu kapan, dimana, dan dengan cara bagaimana kami semua akan menyusulmu.

***

Semua pengurus dan pimpinan Redaksi Lembayungnews turut berduka cita atas musibah yang menimpa, semoga semua keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan atas tragedi ini.

2 Replies to “Seakan Sudah Mendapat Firasat, Ini Ungkapan Terakhir Korban Pesawat Sriwijaya Air”

  1. Arsa Nurkholis

    Turut berduka cita yg sedalam dalamnya atas musibah yg menimpa pesawat SRIWIJAYA AIR yg mengalami musibah di kep.seribu..semoga semua korban yg meninggal selalu mendapatkan tempat sebaik-baiknya di sisi Ilahi Robbi dan keluarga yg ditinggalkn selalu tabah dan tawakkal menghadapi musibah ini..aamiin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *