Kelurahan Majasari Senantiasa Sosialisasikan 3M Covid dan 3M Demam Berdarah

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Jumat berbagi dan Jumat Barokah seringkali kita dengar istilah itu di kalangan masyarakat Kota Sentral ini, Kota Prabumulih yag penduduknya terdiri dari masyarakat yang heterogen, serta dari latar belakang profesi yang berbeda-beda.

Majasari adalah kelurahan yang dahulu dikenal juga dengan nama Prabusari, dan tentu masyarakat Kota ini tau dengan sungai yang menjadi tempat favorit kota ini, yakni ‘Kali Pocok’ dan buah karamunting, yang menyebar di sepanjang hutan kecil kelurahan Majasari atau Prabusari tempo dulu.

Kelurahan Majasari juga terkenal dengan Tradisi Kesenian Kuda Lumpingnya, yang mana Kelompok tari Jaran Kepang atau Kuda Lumping Krido Turonggo Seto. Sudah sangat terkenal di Kota Prabumulih ini.

Saat ini Kelurahan Majasari adalah salah satu kelurahan yang menjadi sorotan netizen, betapa tidak, banyak sekali kegiatan dan aktivitas penduduknya yang notabene berasal dari Pulau Jawa ini. Serta dengan berbagai prestasi dan inovasi yang ditawarkan oleh masyarakat kelurahan ini,

Giat Jum’at 5 Feb 2021 Lurah Kelurahan Majasari Inggit Damayanti, SE. bersama Ketua PKK kel. Majasari Asniliaty serta personil Puskesmas Tanjung Raman, dan tak ketinggalan pula Ketua RT 6 RW 4, Kelurahan Majasari.

Selain itu juga Lurah Majasari melakukan sosialisasi 3M, mencegah Corona dan 3M mencegah demam berdarah dengan membagikan masker dan Abate dari rumah ke rumah,

“Hari ini kami pembagian masker 100pcs dan Abate 600pcs bersama Ketua TP PKK dan personil Puskesmas Tanjung Raman, Sekaligus kita lakukan sosialisasi 3M. Hal ini tak henti-hentinya kita lakukan karena pandemi ini masih terus mengintai, dan kita lakukan ini dari rumah ke rumah, dan Alhamdulillah masyarakat sangat antusias dengan kegiatan ini,” ujar Inggit.

Kegiatan yang rutin dilakukan oleh Lurah beserta stafnya, setidaknya merupakan bentuk upaya pemutusan rantai penyebaran Covid-19 di Negeri yang kita cintai ini.

Mengutip dari slogan Lurah Majasari yakni Don’t wish for it, But work for it.
‘Jangan cuma berharap akan sesuatu, namun kerjakanlah’. (Raif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *