Kembali, Kecelakan di Area Rel Kereta Menelan Korban Jiwa

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Kembali Kabar duka kami dapat akibat kecelakaan di jalur rel Kereta Api.

Kali ini tragedi itu menimpa seorang anak kelas 2 SD, bocah yang diperkirakan berumur 8 tahun tersebut meninggal dunia ditabrak kereta api di RT 02 RW 03 Kelurahan Cambai, Kota Prabumulih, Jumat (26/02/2021) sekitar pukul 09.30 WIB.

Menurut keterangan salah seorang saksi yang mengatakan saat terjadi kecelakaan dia tidak melihat langsung, namun melihat orang tuanya mengangkat korban setelah kejadian.

“Saya tidak melihat langsung kejadiannya namun saya mendengar ada keributan di luar, dan saat saya keluar orang ibunya korban terlihat mengangkat korban, lalu tak lama kemudian ada pihak kepolisian yang juga hadir di tempat kejadian dan langsung membawa korban ke rumah sakit,” ujar Ruwaidah yang juga mengatakan kalau banyak warga yang melihat kejadian tersebut.

Peristiwa tersebut dibenarkan oleh Kapolsek Cambai Iptu Bratanata SE saat dikonfirmasi awak media melalui pesan Whatsapp.

Menurut data yang dihimpun dari pihak kepolisian, korban berinisial BST yang pada saat itu sedang asik main layang-layang di sekitaran rel kereta api, korban tidak menyadari adanya kereta dari arah Palembang menuju Prabumulih.

Nasip nahas yang menimpa korban sempat membuat geger warga sekitaran rel kereta di kelurahan Cambai, diketahui bahwa kereta yang menabraknya adalah kereta Babaranjang (Batu Bara Rangkaian Panjang).

Kapolsek Cambai mengatakan petugas telah membawa korban ke RSUD Kota Prabumulih dalam keadaan meninggal dunia.

“Korban sudah dibawa ke RSUD Kota Prabumulih,” jelas Kapolsek singkat.

Humas PT. KAI Divre III, Palembang Sumatra Selatan, Aida Suryanti, menyampaikan ucapan turut berbelasungkawa atas kejadian tersebut,

Atas nama PT KAI, kami turut berduka dan prihatin atas kejadian tersebut, Dapat kami sampaikankan, bahwa area/jalur operasional kereta api merupakan ‘Area terbatas’ yang tidak diperbolehkan untuk tempat beraktivitas apalagi untuk bermain atau dilewati warga/masyarakat umum karena akan membahayakan perjalanan kereta api dan orang pribadi,” ungkap Aida.

Selanjutnya mengenai beberapa kecelakaan yang terjadi di perlintasan kereta, Aida menambahkan.

“Di sekitar area tersebut sudah ada larangan dan himbauan agar waspada dan berhati-hati sehingga saat kereta api lewat tidak ada yg melintas dan telah diisyaratkan dengan semboyan/klakson,”

“Kami menghimbau kepada masyarakat agar tidak melewati/melintasi area/jalur operasional kereta api dan lebih waspada apabila akan melintas. Selain itu bagi masyarakat juga harus berhati hati di pintu perlintasan dengan berhenti sejenak melihat kanan kiri memastikan tidak ada kereta, hal itu demi keselamatan bersama tentunya,” pungkas Aida Suryanti.

Dengan banyaknya kejadian seperti ini, hendaknya kita dapat menjaga diri, dan keluarga untuk lebih waspada jika berada di area rel kereta api. (Raif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *