PT. S-Form Berupaya Sebaik Mungkin Mengakomodir Permintaan Masyarakat Sekitar

Listen to this article

MUARA ENIM. Lembayungnews|. Pengerjaan proyek Tol oleh PT. Waskita Karya (Persero) Tbk yang melibatkan beberapa perusahaan Sub Kontraktor demi mendukung kelancaran Proyek Strategis Nasional di wilayah Muara Enim Sumatra Selatan, mengalami beberapa kendala, yang lebih dominan dikarenakan oleh kondisi alam yang sedikit menghambat operasional di lapangan.

Salah satu perusahaan yang terlibat dalam pengerjaan proyek ini adalah PT. S-Form System Formwork Indonesia yang memasok tanah timbunan untuk jalan tol di ruas Prabumulih-Muara Enim serta melakukan penggalian, pengerukan, pemadatan dan perataan tanah.

Sebagaimana kita ketahui bahwa pembangunan Jalan Tol Indera Laya-Muara Enim ditargetkan rampung pada tahun 2023 mendatang. Untuk itu PT. S-Form berkomitmen untuk dapat memaksimalkan pekerjaannya dilapangan.

Hal ini tentu banyak menemui kendala di lapangan, salah satunya yakni yang timbul dari kondisi alam seperti hujan yang terkadang berhari-hari mengguyur kota prabumulih dan muara enim, belum lagi kendala yang timbul akibat miss informasi yang beredar di kalangan masyarakat yang terkadang juga menjadi bahan pekerjaan rumah bagi para pekerja di lapangan.

Menyikapi hal itu pihak perusahaan telah mengantisipasinya dengan melakukan pendekatan-pendekatan persuasif kepada masyarakat sekitar wilayah kerja PT. S-Form ini. Seperti di wilayah Kecamatan Rambang, Kabupaten Muaraenim, tepatnya di Desa Air Keruh dan Desa Sukarami, awal masuk Desa ini management perusahaaan telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dengan melakukan syukuran sebagai cara memperkenalkan diri dan berkoordinasi dengan pemerintah dan warga setempat.

Hal ini juga dibenarkan oleh Kepala Desa Air Keruh Surmansyah, S.Pd dalam wawancara singkat dengan portal ini. Sabtu 20/03/2021.

“Benar, memang ada syukuran saat perusahaan itu (S-Form) masuk ke desa kami, untuk masalah koordinasi, yang kami harapkan cuma penjelasan bagaimana setelah pekerjaan kedua perusahaan itu selesai di Desa kami, apakah jalan akses desa kami ini akan diperbaiki. Kalau koordinasi awal sudah ada, PT. S-Form secara lisan sudah menyampaikannya kepada kami, dan juga PT. Semidang Jaya sudah pula meminta izin dengan melayangkan surat kepada pemerintah desa Air Keruh,” ungkap Surmansyah menjelaskan.

PT. S- Form mengajak Masyarakat memperbaiki jalan rusak.

 

Ditambahkannya lagi bahwa kondisi jalan memang selama ini sudah rusak apalagi saat musim hujan.

“Memang benar pak jalan itu sudah dalam kondisi rusak, apalagi saat musim hujan,” pungkas Kepala Desa Air keruh 2 periode ini.

Senada dengan kepala desa Air Keruh Humas Desa Jhon Eka menjelaskan secara rinci sistem yang dibangun PT. S-Form dalam melakukan pendekatan dan koordinasi dengan pemerintah desa sekitar.

“Saya coba menambahkan bahwa perusahaan telah melakukan koordinasi dengan pemerintah desa, baik itu desa Air Keruh maupun Desa Sukarami. Seperti perekrutan tenaga kerja, kita sudah melibatkan 3 orang dari sukarami, dan juga dalam penempatan PK (Penjaga Keamanan) kita serahkan langsung kepada Kepala Desa Sukarami,” ungkapnya.

 

Saat ditanyakan yang dari desa Air Keruh, Jhon mengatakan untuk wilayah desa Air Keruh mereka pun sudah melibatkan masyarakat dalam hal penyediaan catering.

“Kalau untuk Air Keruh, dari perusahaan melibatkan masyarakat sebagai penyedia Catering, dan juga mess, serta 1 orang warga bekerja di perusahaan, sebagai cara agar tidak ada kesenjangan antara kedua desa. Dan juga perlu diketahui bahwa S Form belum beroperasional secara penuh dan tidak ada mobil angkutan berat yang melewati jalan desa Air Keruh, kecuali pada saat membantu penimbunan lokasi sekolah SD atas permintaan dari kepala desa Sukarami, dan itupun sebagai bentuk bantuan dari perusahaan untuk penimbunan sekolahan pada saat penimbunan itu ada juga unsur Tripika yang turut menyaksikan. Bahkan pihak perusahaan pun berinisiatif membantu perbaikan jalan dengan menghamparkan 8 m3 batu krokos, dan itupun sebagai inisiatif, karena melihat jalan yang rusak, namun bukan karena operasional PT. S-Form.” Kata Jhon membeberkan. (Raif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *