Cucian Mobil dan Kedai Kopi Uncle Syam

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Cucian Mobil dan Kedai Kopi ‘Uncle Syam’ atau dengan sebutan yang familiar di telinga orang-orang yang biasa nongkrong disana yakni D’ Niboeng Yellow. yang terletak di Jl. Jenderal Sudirman No.89, Gn. Ibul Barat, Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, adalah tempat cucian mobil sekaligus Kedai Kopi yang saat ini cukup menjadi sorotan masyarakat Kota Prabumulih.

Betapa tidak, cucian mobil yang selama ini seakan tidak difungsikan dan terkesan tidak menarik sama sekali. Kini tampil dengan wajah baru yang sangat memukau.

Car Wash and Kedai Kopi Uncle Syam yang pada launching soft opening pada tanggal 6 maret lalu, dihadiri langsung oleh mantan Gubernur Sumsel yang dikenal sebagai pelopor Sekolah Gratis, H. Alex Nurdin, menyajikan berbagai macam menu spesial serta memberikan tempat yang nyaman dan terkesan romantis.

Selain diketahui juga sebagai sekretariat Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Car Wash and Caffe Uncle Syam juga dijadikan sebagai tempat ngobrol kawula muda kreatif yang mempunyai wacana kedepan. Salah satunya yakni pemuda pelopor kreatif ciptakan minuman khas kota prabumulih dari buah Nanas Bungaran.

Saat malam di Cafe Uncle Syam

 

Pemilik Car Wash dan Kedai Kopi Uncle Syam, Syamdakir Edi Hamid, ST. MM. Tentu sudah tidak asing lagi nama ini bagi masyarakat Kota Pehabung Uleh, Beliau adalah Ketua FKPPI 0608 Prabumulih periode 2017-2022.

Bung Syam (Panggilan untuk Syamdakir) juga adalah Ketua DPD Partai pohon beringin (Golkar) Kota Prabumulih periode 2020- 2025 yang secara aklamasi terpilih pada Musda V Partai Golkar Kota Prabumulih tahun 2020. Ayah dari Maira Zafira Annisa Putri Amrullah, atau yang lebih dikenal dengan nama Mia Maira, gadis cilik bersuara merdu, yang sudah menorehkan sebuah prestasi di dunia entertainment di bidang aksi panggung Ajang Pemilihan Putri Cilik Indonesia, dan Mia berhasil menjadi Runner Up pertama pada bidang pariwisata tahun 2019 yang lalu.

Bung Syam bersama isteri dan ketiga putrinya

 

Mia adalah anak kedua dari pasangan Syamdakir Edi Hamid dan Dwi Wulan Fajarini, sedangkan anak pertamanya yakni Kaisha Sophia Namira Putri Amrullah, dan si bungsu Aliya Risqinia Azzahra Putri Amrullah.

Tak hanya sebagai Cucian Mobil, atau tempat ngopi, atau juga tempat ngobrol kawula muda kota ini, Car Wash D’ Niboeng Yellow juga sebagai salah satu tempat alternatif bagi yang ingin menyalurkan bakat tarik suaranya, karena setiap malam minggu pengunjung Caffe ini akan dihibur juga oleh lagu-lagu iringan musik Uncle Syam Band.

Pria kelahiran 10 Februari 1972 ini, ditengah kesibukannya selalu menyempatkan diri membuat tulisan-tulisan yang penuh makna, salah satu tulisannya yang kami copas dari laman fb-nya sempat kami sertakan dalam artikel kali ini.

**
Hal yang sulit dilakukan adalah, merubah kebiasaan dan Berbesar Hati.

Jangan terjebak oleh sikap yang akan menjadi bumerang bagi diri, berkacalah kepada TANAH.

Bagaimana Tanah berkali-kali diinjak orang, namun dia diam seribu bahasa.

Saat dia dicangkul pun, dia malah memberi kesuburan dan rezeki berupa buah-buahan yang manis dan enak dimakan.

Bahkan apabila dicangkul semakin dalam, maka akan diberikannya kita mata air yg bening dan segar.

Ketika Tanah dibakar dengan api, akan diberikannya kekerasan dan kekuatan agar bangunan menjadi kokoh.

Tanah tidak meminta untuk diberi kasih sayang dan cinta, namun Tanah sudah menciptakan dan memberi kita raga dan nafas.

Meskipun dia diinjak, dicangkul, atau diolah bagaimanapun juga, di akhir cerita kehidupan anak manusia,Tanah masih akan memberikan tempat dan ruang serta menerima kita sebagai tempat terakhir peristirahatan kita jika telah habis masa.

Belajarlah untuk merubah kebiasaan buruk, dan berusahalah untuk selalu Berbesar Hati terhadap apapun.

By : Uncle Syam

****

“Memang benar bahwa integritas saja tidak akan menjadikan Anda seorang pemimpin, tetapi tanpa integritas Anda tidak akan pernah menjadi seorang pemimpin.” – Zig Ziglar-

Editor : Rasman Ifhandi (Raif)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *