Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Warga Keluhkan Rekening BPNT Kosong

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Bermacam-macam bantuan dari pemerintah melalui kementerian Sosial Republik Indonesia telah sangat bermanfaat bagi kaum dhuafa di seantero negeri.

Baca juga:

■ 5 Fakta Kejadian Penganiayaan Perawat RS Siloam Sriwijaya, Gubernur Sumsel pun Angkat Bicara

■ Sempat bikin Heboh Dunia Maya, Pelaku Pemukulan Terhadap Perawat RS Siloam Sriwijaya Ditangkap di OKI

Bantuan berupa uang tunai, ataupun berupa bahan pangan tersebut diharapkan dapat meringankan beban Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di saat pandemi ini masih membatasi gerak masyarakat untuk dapat bekerja secara ekstra.

Salah satu program yang dianggap oleh sebagian besar masyarakat sebagai yang sangat tepat sasaran, yakni Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan di e-Warong KUBE PKH / pedagang bahan pangan yang bekerjasama dengan Bank HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara).

Dengan program ini, pemerintah pusat bertujuan dapat mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat sasaran dan tepat waktu.

Namun sangat disayangkan menjelang bulan ramadhan tahun ini, banyak masyarakat Kota Prabumulih yang mengeluh karena rekening BPNT mereka kosong. Ini yang terjadi terhadap warga Karang Raja Prabumulih Timur dan juga warga Kelurahan Sukaraja yang sempat kami himpun.

Salah seorang warga Karang Raja yang tidak mau disebutkan namanya menyampaikan keluhannya pada portal ini, bagaimana tidak, sudah capek-capek ngantri ternyata pas dilihat rekeningnya kosong.

“Capek pak ngantri la lamo pas di cek rekening kami kosong, giliran kami betanyo apo masalahnyo katek yang biso jawab (Capek pak, sudah lama ngantri ternyata rekening BPNT kosong, giliran kami bertanya apa masalahnya tidak ada yang bisa beri jawaban)” ujar Ibu S menyesalkan keadaan ini.

Demikian juga dengan beberapa warga lain yang berdomisili di RW 01 kelurahan Karang Raja yang sempat kami bincangi menyampaikan keluhan yang sama.

Berharap bulan puasa ini mereka dapat sedikit berhemat, ternyata apa yang jadi harapan itu kandas di saat melihat rekening BPNT yang tidak bersaldo.

Pun demikian hal nya dengan beberapa warga sukaraja Kecamatan Prabumulih Selatan, mendapati rekening yang kosong mereka terlihat kesal dan mengeluh.

Ibu Marni sangat berharap dia bisa pulang ke rumah dengan membawa beras dan lalu pauk buat menyambut puasa, namun ternyata nihil.

“La ngantri, keluar duit ngojek pulo, beras belum dapat,” ujar nya sembari menyeka keringat

Kami mencoba menelusuri siapa yang bisa di hubungi dan dimintai keterangan untuk dapat menjawab pertanyaan masyarakat.

Setelah kami dapat nomor Hp dan WhatsApp salah satu pengurus BPNT atau Koordinator Daerah (Korda) yakni yang biasa di panggil Pak Ebi, kami coba konfirmasi dengan menelpon. Namun sampai belasan kali kami coba hubungi yang bersangkutan tidak mau mengangkat telponnya meskipun dalam keadaan aktif.

Lalu kami coba hubungi melalui chat atau pesan singkat WA. Lagi-lagi kami tidak mendapat jawaban. Meskipun pemberitahuan chat menunjukkan centang 2 pertanda pesan sudah masuk.

Masyarakat cuma butuh kejelasan, apakah mereka masih dapat bantuan BPNT atau tidak. Karena banyak dari mereka sangat mengharapkan Bantuan Pangan Non Tunai itu di musim pandemi dan di bulan suci Ramadhan ini. Apakah harus viral dulu baru ada pemberitahuan?. (Raif)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *