Lomba Bercerita Anak Tingkat SD/MIN se-Kota Prabumulih

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Pembukaan Lomba Bercerita Siswa SD/MI se-Kota Prabumulih Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Prabumulih. Kamis 03/06/2021.

Kegiatan lomba ini dilangsungkan di depan kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan jalan jendral Sudirman Prabumulih Barat.

Dalam kegiatan ini ada 30 peserta yang ikut dalam lomba bercerita fiksi yang mengetengahkan kisah legenda ataupun cerita daerah.

Para peserta dikhususkan untuk siswa kelas 4 dan kelas 5 SD/MIN yang bersaing dalam membacakan cerita dongeng salah satunya yakni kisah Putri Landung.

Adapun juri dalam kegiatan ini Salah seorang tokoh masyarakat Kota Prabumulih H. Ahmad Azadin, BE, Albani, dan Rusli. Mereka adalah tokoh-tokoh sejarah kota prabumulih.

H. Azadin BE menjelaskan, pemenang dari lomba ini nanti akan diikutkan pada perlombaan tingkat provinsi.

“Nanti pemenang dari sini akan mengikuti perlombaan tingkat provinsi, lalu jika menang di provinsi akan berlanjut ke tingkat nasional, kebetulan kita di Prabumulih ini sudah pernah mengegolkan sampai tingkat nasional, salah satunya anak dr. Safri yakni Dafta Rizal Hadad, yang saat sekarang sudah jadi artis ibu kota,” ungkap Mantan Ketua DPRD Prabumulih tahun 2004-2009.

Ditanya kriteria penilaian bagi peserta, H. Azadin membeberkan apa yang menjadi acuan penilaian bagi dewan juri.

“Adapun kriteria yang dinilai dalam lomba ini adalah penilaian terhadap Mimik, Gestur, Penguasaan Materi, dari sana kita bisa melihat talenta si anak dalam hal bercerita, serta juga penampilan saat dia membawakan cerita tersebut,” jelas Azadin lagi seraya menambahkan bahwa beliau telah membuat konsep cerita yang sudah dibukukan.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Prabumulih, Mulyadi Karoman, S.Pd. M.Si menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah berlangsung setiap tahunnya.

“Acara seperti ini sudah setiap tahunnya berlangsung bahkan alumni dari kegiatan ini sudah sampai tingkat nasioal dan sudah bisa dikatakan menjadi artis nasional, dan itu berasal dari lomba seperti ini,” ungkap Mulyadi Karoman.

Terlihat beberapa orang anak yang memakai pakaian adat tengah bersiap tampil dalam perlombaan ini, mereka dengan antusiasnya mengikuti tiap arahan dari para panitia.

Dalam kesempatan ini juga Dinas Perpustakaan dan Kearsipan membagikan hadiah berupa tropi, piagam dan uang tunai kepada kelurahan yang dinyatakan menang dalam perlombaan perpustakaan tingkat kelurahan dan desa. (Raif).

Editor: Rasman Ifhandi

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *