Ketua MPC-PP Pemuda Pancasila dan Komandan KOTI Mahatidana Mengecam Keras Kecelakaan di Lokasi Kerja PT. MPC dan LCL yang Baru Lalu - LEMBAYUNGNEWS

Ketua MPC-PP Pemuda Pancasila dan Komandan KOTI Mahatidana Mengecam Keras Kecelakaan di Lokasi Kerja PT. MPC dan LCL yang Baru Lalu

Listen to this article

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Konsolidasi ketua-ketua PAC Pemuda Pancasila Kota Prabumulih yang dilakukan oleh Keluarga besar Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC-PP) kali ini dilaksanakan di PAC Prabumulih Barat. Minggu 12/09/2021.

 

Pemantapan kepengurusan di setiap kecamatan yang ada di Prabumulih ini dihadiri langsung oleh ketua MPC Prabumulih Rifky Baday Baihaqi, Bendahara Cabang Satrya Muda, Bendahara Umum Hendrie Lie, serta turut pula hadir Komandan Komando Inti Mahatidana (KOTI) Inhar Kamaluddin, beserta para pasukannya.

 

Setelah penyerahan 25 paket sembako oleh keluarga Besar Majelis Pimpinan Cabang kepada anggota dan pengurus baik PAC atau Ranting, Ketua MPC berpesan kepada segenap anggota agar tetap solid dalam segala aktivitas dan kegiatan atas nama organisasi.

 

Selain daripada itu Rifky Baday juga menyoroti kabar tentang insiden yang terjadi pada perusahaan MPC dan LCL yang sempat viral baru-baru ini.

 

“Hari ini tepat setahun yang lalu kami Pemuda Pancasila pernah mengadakan aksi besar-besaran terhadap perusahaan GHEMMI dan perusaahan di bawahnya seperti MPC, LCL dan lain-lain. Paling tidak aksi tersebut harapannya dapat membangun proper untuk menumbuhkan kepercayaan masyarakat terhadap perusahaan tersebut. Akhirnya sekarang bemar-bemar terjadi, kecelakaan yang menyebabkan kecelakaan fatality.” Ungkap Baday.

 

Dikatakannya lagi bahwa dia mengecam keras adanya kelalaian dan kecelakaan kerja beruntun di perusahaan sebesar MPC dan LCL.

 

“Kami mengecam keras adanya kejadian ini, dan kami sudah melayangkan surat ke DPRD Kota Prabumulih menyikapi hal ini. Jika saja bukan karena pandemi ini, maka tidak mustahil kami akan turun ke GHEMMI untuk aksi lebih besar dari tahun sebelumnya,” tegas Baday.

 

Komandan Komando Inti Mahatidana Inhar Kamaluddin menanggapi apa yang disampaikan Rifky Baday bahwa Divisi Komando Inti siap turun jika ada perintah.

 

“Jelas kami siap kapanpun jika dibutuhkan. Saat ini ada sekitar 1500-an anggota Pemuda Pancasila, baik itu dari Komando Inti, Srikandi, SAPMA, dan Enam PAC, maupun dari MPC sendiri. Kami menunggu instruksi dan kelanjutan dari surat yang sudah dilayangkan ke DPRD. Jika diperlukan maka kami akan turun,” pungkas Kamal menegaskan lagi. (Raif)

 

Editor: Rasman Ifhandi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ada yang bisa kami bantu?