Kontingen Voli Pasir Prabumulih Dinyatakan WO oleh Panitia Pertandingan - LEMBAYUNGNEWS

Kontingen Voli Pasir Prabumulih Dinyatakan WO oleh Panitia Pertandingan

Listen to this article

OKUS. Lembayungnews|• Kontingen Prabumulih dari Cabang Olahrga (Cabor) Voli Pasir kembali menjadi perhatian di Porprov Sumsel XIII 2021 yang di Gelar di OKU Raya.

Bukan karena prestasinya yang menonjol, namun lebih kepada masalah klasik yakni fasilitas dan uang saku dari KONI Prabumulih yang belum selesai.

Dengan keadaan itu sehingga tim Voli Pasir asal Kota Prabumulih memilih untuk tidak hadir (Walkover/WO) dalam pertandingan yang digelar di Pantai Bidadari Danau Ranau OKU Selatan, Sabtu (20/11/2021).

Beberapa kali Panitia menggunakan pengeras suara memenggil Tim Voli Pasir Kota Prabumulih untuk hadir dilapangan namun atlet tidak juga menampakkan batang hidungnya dilapangan.

Meski sempat diberikan waktu menunggu kehadiran, namun para atlet tetap saja tidak ada konfirmasi, akhirnya, Wasit atau panitia pertandingan Voli Pasir dalam ajang olahraga dua tahunan itu memutuskan 2 Tim Voli pasir Kota Prabumulih WO pada Pekan Olahraga Provinsi XIII di OKU Selatan.

Bertanding menghadapi Palembang di lapangan voli pantai Bidadari Danau Ranau, tim Prabumulih 1 tidak juga nongol setelah wasit menunggu hingga 15 menit.

Pantauan dilapangan, selain tim Prabumulih 1, Tim voli pasir Prabumulih 2 yang berhadapan dengan Ogan Ilir juga tidak menampakkan batang hidungnya. Akhirnya wasit kembali memutuskan kalau Prabumulih kalah WO.

Seperti diketahui, tim voli pasir Prabumulih diperkuat Aswandi dan Pebrianto. Sedangkan Prabumulih dua diperkuat M Umar Belbo dengan Nanda Wilantara.

Informasi yang dihimpun wartawan, tidak hadirnya para pemain voli pasir kota Prabumulih diduga belum diberikannya fasilitas atlet dan juga uang saku atlet.

Seragam Kontingen yang dijanjikan KONI Prabumulih juga tidak terpenuhi hingga keberangkatan atlet ke OKU Raya. Bahkan Baju Kontingen atau peralatan justru terakhir dijanjikan akan diberikan usai Porprov digelar.

“Ini kami nak tanding agak lesu jugo kak, baju main katek, sepatu apolagi. Ini bae kemaren kami hampir naik truk POL PP ke sini. Cuma kami protes, akhirnya KONI siapkan 2 Bus Sekolah. Ini gimana sih persiapan KONI? Kan gak masuk akal fasilitas bertanding diberikan setelah porprov selesai, untuk apa coba?” ujar salah seorang pendamping atlet asal Kota Prabumulih.

Kejadian yang tidak diinginkan ini pun akhirnya viral di media Lokal OKU Raya dan Media Sosial. Beberapa warga berharap pihak penanggungjawab Kontingen atau KONI Prabumulih bisa memperbaiki diri agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Sumber: Posmestro.co.id

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ada yang bisa kami bantu?