PRABUMULIH. Lembayungnews. Wali Kota baru Cak H Arlan setiap hari ada saja gebrakan yang mengejutkan. Seperti yang terbaru diterapkan yakni program “One Gate System”.
Ini merupakan program yang mengharuskan tamu yang datang ke pemkot tidak bisa sembarangan masuk, naik dan turun di gedung pemerintahan tersebut.
One Gate System atau sistem keamanan gedung pemkot yang mana akses masuk dan keluar gedung hanya melewati satu pintu ini disebut-sebut sebagai salah satu upaya pemerintahan Cak H Arlan dan Franky Nasril meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat kota Nanas ini.
Hal ini seperti yang disampaikan oleh Plt. Kasat Pol PP, Hari Wahyudi SH M.Si, yang beberapa hari lalu mulai melaksanakan sosialisasi dan simulasi penerapan system satu pintu itu. Kamis (20/3/2025).
“Jadi nantinya ada front office yang dimana personil kita untuk berinteraksi langsung dengan tamu, menyambut, melayani, dan memberikan informasi. Satpol PP yang bertugas harus bersikap humanis tegur salam dan sapa,” jelas Kasat.
Masih kata Yudi, “Setelah dipastikan semua sesuai dengan maksud dan tujuannya, tamu tersebut akan diberi id card kemudian diantar oleh petugas,” urainya.
“Intinya terobosan pak wako dan pak wawako Prabumulih ini untuk lebih meningkatkan mutu pelayanan dan ketertiban di gedung Pemkot Prabumulih, bukan membatasi masyarakat atau siapapun untuk berkunjung,” tutupnya.
Penerapan sistem satu pintu ini selanjutnya terus diberlakukan di gedung pemerintahan yang selama ini siapapun dengan leluasa bisa masuk dan keluar gedung, tak terkecuali para Jurnalis.
Dalam obrolan sore ini, ada juga sebagian kawan-kawan pewarta merasa khawatir jika hal ini akan menjadi pembatas bagi para pencari berita untuk dapat masuk ke gedung pemkot.
Tentu kita berharap dengan adanya peraturan baru ini, akses bagi para jurnalis tidak dibatasi sehingga masih terus dapat mencari dan memberikan informasi yang bermanfaat bagi masyarakat. (Raif)
Editor: Rasman Ifhandi