Korban Gempa Bertambah Menjadi 34 Orang, 637 Orang Luka, Ribuan Orang Mengungsi

Listen to this article

NUSANTARA. Lembayungnews|. Korban bertambah sore ini. Kembali Nusantara Berduka kabar Gempa bumi yang cukup kuat mengguncang Majene, Sulawesi Barat. Gempa ini terjadi lebih dari satu kali.Dimulai dari Kamis 14 Januari 2021 pada pukul 13.35 WIB.

Gempa menggetarkan Majene dengan kekuatan magnitudo 5,9. Dilaporkan terjadi dua kali gempa susulan usai gempa pertama. Lalu pada Jumat dini hari (15/1/2021), gempa dengan magnitudo 6,2 kembali mengguncang Majene. Gempa itu berpusat di 2,98 LS, 118,94 BT atau 6 kilometer Timur Laut Majene Sulawesi Barat.

Akibat Gempa ini, sejumlah bangunan di kawasan kantor Gubernur Sulawesi Barat roboh. Dua hotel, yakni Grand Maleo Hotel dan Matos Hotel bangunannya rusak.

Gedung Rumah Sakit Mitra Manakarra sebelum dan sesudah Gempa

Kabar sore ini kami dapatkan jumlah korban meninggal sampai dengan pukul 16.30 WIB adalah 34 korban meninggal dunia. Korban tersebut berasal dari Mamuju sebanyak 26 orang, 8 orang dari kabupaten Majene.

Sementara pengungsian hingga saat ini terdapat di 10 titik lokasi di Kabupaten Majene, antara lain di Desa Kota Tinggi, Desa Lombong, Desa Kayu Angin, Desa Petabean, Desa Deking. Kemudian, Desa Mekata, Desa Kabiraan, Desa Lakkading, Desa Lembang, Desa Limbua yang terdapat di Kecamatan Ulumanda, Kecamatan Malunda serta Kecamatan Sendana.

Baca juga :

■ Nusantara Berduka Catatan Awal Tahun yang Kelam, dari Kebakaran di Prabumulih Sampai Gempa Majene

“Di Kabupaten Mamuju terdapat lima titik pengungsian yang berada di Kecamatan Mamuju dan Kecamatan Simboro,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati dalam siaran persnya.

Baca juga :

■ Asal Mula Kota Prabumulih

Sebelumnya kepanikan terjadi saat gempa berkekuatan M6,2  mengguncang Majene, Sejumlah perawat berhamburan keluar RS Mitra Manakarra namun dalam hitungan menit rumah sakit tersebut telah roboh. Infonya ada enam orang tertimbun, dua orang perawat, pasien dan keluarga pasein,” ungkap Yusuf warga setempat.

Sampai sore ini belum ada kabar pasti mengenai 6 orang korban reruntuhan tersebut, karena saat ini masih terkendala alat berat. Korban luka-luka hampir rata-rata mengalami luka di kepala, karena tertimpa reruntuhan. Ada 637 orang terdata mengalami luka akibat gempa ini.  (Sumber tvone).

2 Replies to “Korban Gempa Bertambah Menjadi 34 Orang, 637 Orang Luka, Ribuan Orang Mengungsi”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *