Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Prabumulih Akan Lebih Meningkatkan Kualitas SDM Personilnya.

Listen to this article

 

PRABUMULIH. Lembayungnews|. Unit penyelamatan bencana kebakaran, Damkar atau PMK Prabumulih resmi berubah menjadi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) baru, bernama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Semenjak Juli 2020 yang lalu.

Saat kami berkunjung ke Kantor BPBD Kota Prabumulih, Selasa 23/02/2021, kami mencoba berbincang ringan dengan pihak OPD yang baru berdiri di kota ini.

Kepala BPBD Kota Prabumulih Sriyono, SH. melalui Sekretarisnya, Leos F Fikri menekankan pentingnya pendidikan dasar terhadap anggotanya dalam menghadapi situasi yang sering dihadapi.

“Kami memprioritaskan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) anggota kami yang memang belum memiliki ke ahllian dalam hal pemadam kebakaran, dan juga TAGANA (Taruna Siaga Bencana),”

“Kalau soal infrastruktur meskipun kondisinya kurang layak, namun prioritas yang paling penting yakni pengembangan sumber daya manusia dan peningkatan keahlian dari anggota kami,” ungkap Leos saat dibincangi di kantornya yang berada dibelakang gedung Kesbangpol Kota Prabumulih.

Kondisi Kantor yang sangat sederhana, mungkin dikarenakan oleh, OPD satu ini baru saja terbentuk tahun lalu. namun keakraban dan semangat kerja dari personilnya terlihat sangat besar, dalam obrolan pagi sembari menikmati Teh hangat.

 

Kantor BPBD Kota Prabumulih.

 

Lanjut Leos Lagi, “Langkah pertama yang akan kami ambil yakni menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan yang cukup mapan dalam hal finansial, dan mungkin dalam minggu-minggu ini kami akan bertemu dengan pihak Samtan Gas, tujuannya adalah jika mereka mengadakan pelatihan-pelatihan, kami meminta kepada mereka agar dapat mengajak personil kami, sehingga nantinya anggota kami ini memiliki sertifikat dalam hal penanggulangan bencana dan juga kebakaran,”

“Perlu diketahui, bahwa di BPBD ini tim pemadam kebakaran bekerja rangkap, selain sebagai tim pemadam mereka juga sebagai tim Rescue (penyelamatan/pertolongan). Tahun ini baru kita bentuk tim Rescue khusus sekirar 24 orang, kita latih mereka untuk menghadapi penanganan bencana, namun saat ini kita masih mengandalkan personil kita dari Damkar,” beber Leos Fitrami Taufik menjelaskan.

Saat ditanya kelengkapan operasional mereka dengan kondisi yang baru ini, Leos menjelaskan bahwa dia meminta rekan-rekan agar dapat bekerja ikhlas dalam melayani masyarakat.

“Saat ini sekitar 60an personil, baik itu di Damkar atau juga di Rescue tadi. Dan mereka terbagi menjadi 5 shift, saat ini kami hanya dapat meminta kepada rekan-rekan agar dapat bekerja dengan ikhlas dengan kondisi yang belum memadai seperti sekarang, untuk kelengkapan sendiri akan kita lengkapi kedepannya.”

“Namun, yang menjadi kekhawatiran kami adalah dengan minimnya pengetahuan mereka dalam hal penanggulangan bencana. Mereka hanya belajar otodidak, dibantu oleh para seniornya termasuk pak Aan Sriyanto ini sebagai Kasi Pemadam Kebakaran.”

“Jadi tidak ada alasan bagi kami untuk tidak melayani masyarakat, meskipun dengan keterbatasan yang ada.” Saat ditanya apakah operasional mereka terkendala dengan kondisi kantor yang belum layak ini, Leos menjawab insyaallah tahun depan ‘kantor’ ini akan berubah lebih baik lagi, pungkasnya.

Foto bersama tim Damkar & Rescue Kota Prabumulih

 

Seperti kita ketahui, akhir-akhir ini memang BPBD kota prabumulih terlihat aktif dan eksis dalam menangani permasalahan yang ada di kota nanas ini. Baik pembersihan parit yang mampet, penangkapan hewan liar seperti tawon yang apabila dibiarkan dapat menimbulkan bahaya bagi masyarakat, pembersihan sungai kelakar, dan banyak lagi kegiatan serupa yang telah mereka lakukan.

Sesuai dengan tupoksinya BPBD adalah badan yang ditugasi untuk Memberikan pedoman dan pengarahan terhadap usaha penanggulangan bencana yang mencakup pencegahan bencana, penanganan keadaan darurat bencana, rehabilitasi, dan rekonstruksi pasca bencana.

Setelah program legislasi daerah (Prolegda)-nya sudah di setujui oleh DPRD Prabumulih tahun lalu, kini Badan yang khusus melayani masyarakat dalam hal bencana, sudah berdiri dan senantiasa siap siaga jika ada pengaduan dari masyarakat.

Dengan tupoksinya seperti itu, alangkah baiknya jika mereka juga mendapatkan fasilitas yang lebih memadai, dan sangat lah wajar jika OPD yang satu ini mendapat perhatian yang ekstra dari pemerintah kota prabumulih, sehingga kondisi kesiapan mereka di lapangan benar-benar prima dan dapat diandalkan. (Rasman Ifhandi)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *